Sebulan sekali Mama pasti mengajak kami untuk ke sup
ermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari, dan biasanya di hari Sabtu atau Minggu. Mungkin sudah menjadi kebiasaan Mama, belanja perishable (sayuran, daging dan lain-lain yang tidak tahan lama) selalu di bagian akhir belanja. Nah… itu saya manfaat kan bersama Ivan untuk belajar banyak di stand perishable. Ivan bisa belajar mengenal nama sayur-sayuran, buah-buahan, bermacam-macam ikan dan bermacam-macam daging. Biasanya kalau dirumah Ivan hanya belajar dengan gambar atau menggunakan media VCD, menurut saya belum cukup karena dengan gambar atau VCD hanya dua sisi Visual dan Auditory. Artinya Ivan hanya menggunakan indera penglihatan dan pendengaran. Tapi kalau belajar di supermarket sisi Kinestetic Ivan juga bisa di asah, dengan cara meraba atau memegang benda yang sudah dilihat dan sudah di kasih tahu namanya. Mengapa ini saya lakukan, saya ingin mengetahui Ivan ini nanti lebih kuat di sisi visualnya, auditorynya atau kinesteticnya.
Belajar pengenalan benda seperti yang saya lakukan ternyata sangat efektif buat Ivan dan sekarang sudah ketahuan kalau Ivan sangat menonjol di visualnya. Jadi lebih senang belajar atau beraktivitas kalau ada ‘gambarnya’. Salah satu contoh yang sering terjadi adalah setiap mau tidur pasti Ivan selalu minta di cerita-in dulu. Kalau kami tidak mau cerita dia mogok tidak mau tidur. Kalau kami cerita hanya menggunakan karangan atau imaginasi kami dan di kami suruh mendengar cerita kita, pasti Ivan langsung protes, “Pa……ceritanya pakai buku donk…”.
“Ok…..!” saya menjawab sambil mengambil 2 buku cerita yang kami tempatkan di rak plastik samping tempat tidur tempat kami menyimpan 20 puluh lebih buku ceritanya Ivan. “Sekarang Ivan merem dan Papa bacain ceritanya ya….” Bujuk saya. “Ivan khan juga mau lihat gambarnya….” “Ya…udah..tapi dengerin ya…”
Lalu saya pun cerita, cerita tentang dua anak kelinci kembar namanya KIKI dan KIKO, mereka punya sifat yang jauh berbeda. Kiki rajin dan penurut, tapi Kiko malas dan jarang nurut ama orang tuanya. Waktu itu Kiki dan Kiko disuruh jaga rumah sambil membersihkan rumput di halaman karena bapak dan ibunya pergi ke sawah sampai sore. Tapi Kiko hanya bermain saja dan tidak membantu Kiki, Kiko mengejar seekor belalang yang sedang melompat-lompat. Tak sadar dia masuk ke dalam hutan dan tersesat di sana dan tidak bisa pulang sampai hari menjadi malam. Banyak kejadian yag menimpa Kiko malam itu di hutan. Dia mau di patuk ular dan ada serigala yang mau memakannya. Dia ketakutan sekali sampai menangis.
Sampai disitu tiba-tiba Ivan-ku menangis, “Hua…ha….ha….”. Saya kaget baget karena itu begitu tiba-tiba karena saya konsentrasi membacakan cerita itu. “Ivan kena apa?….Kok menangis…Papa khan udah baca ceritanya….Ivan dengerin donk….”
“Ivan sedih….” Jawab dia masih sambil menangis “Ivan sedih kena apa?” Tanya ku.
“Ivan kasihan ama Kiko…. dia khan ketakutan”
“Oooooo…oooo….itu…ya udah itu Kiko udah nyampai rumah…… dah dipeluk ama Bapak Ibunya”
“Karena Kiko dah nyampai rumah dia sekarang ngajak Ivan bobo. Mau khan di ajak Kiko bobo”
“Mau…”
Setelah itu tangisnya mulai berhenti dan pantatnya di tepuk-tepuk terus bobo dah……